Posts

Showing posts from July, 2018

Surat untuk Tuan Tato.

Hai tuan, apa kabar kamu? Masih ingat denganku? Aku menatap pada jalanan menunggu bus untuk pulang. Kemudian teringat ini jumat sore, aku berjanji bertemu denganmu. Kau memang tak pernah meng-iya-kan janji itu, tapi sungguh aku ingin bertemu. Namun ternyata kenyataannya berbeda, aku kembali kalah dengan keadaanku. Leherku kaku biru, kemudian ku blok lagi nomermu. Beruntung aku punya anak-anak murid yang menyemangatiku, Dokter berkata "seharusnya kau istirahat sampai senin nanti, biar kau bisa tegakan kau punya kepala lagi", tapi melihat mereka ingin tampil aku tak tega. Ku senang bisa mengupload seluruh kegiatan mereka. Lalu kemudian, kulihat kamu sedang mengamati seluruh hasil uploadku. Taukah tuan, aku rindu? Masih bisakah kita bertemu di satu jumat sore nanti? Entah apa ini disebutnya, yang jelas aku sangat berterimakasih kau pernah ada dalam hidupku. Terimakasih sudah mau menjadi temanku meskipun kita hanya dua kali bertemu. Aku mulai nyaman denganmu, ...

ENDS

Childhood has died When life pushed her To grow up too fast Time is merciless Just leaving her With a lonely pain Watching herself, f ade and blur away   Anak perempuan membaja potongan buku diatas kemudian ia tertohok, dalam buku cerita yang ia baca diceritakan seorang yang hidup dalam kesakitan sendiri. Ia memudar, kemudian menghilang. Akhir kisah anak perempuan dalam cerita itupun mungkin juga bisa menjadi akhir dari ceritanya, tapi kemudian ia sadar tak ingin itu . Childhood has died,  masa terindah, masa bahagia sudah tidak ada lagi. Sudah mati seiring dengan kepergian teman bermain. Tak ada lagi teman kecil yang bisa diajak bersenang-senang. Life pushed her to grow up too fast, dipaksa untuk menjadi dewasa. Dipaksa kehilangan teman bermain terbaik, sulit rasanya. Tak bisa menerima tapi kemudian tetap terjebak dalam tubuh dewasa, dengan pemikiran masa lalu tentunya. Sampai akhirnya menjalani masa dewasa tapi ........ Wihth a lonely pain, dengan kehampa...

MASIH?

Image
"aduh ce, ngapain sih? gue kalo jadi elo mah udah gue gantung tuh cowo" - Ateu "wagelaseh gue mah udah gak sudi lagi ketemu dia" - Anya "Sayang boleh, tapi ada batasnya. Membantupun boleh tapi tau peran" - Mama Beberapa testimoni di atas bukan testimoni film, apalagi testimoni online shop wkwk. Gambar diatas adalah kalimat-kalimat yang muncul dari para wingmans kuh tersayang.  Beberapa waktu lalu begitu sulit untuk keluar dari hubungan yang sangat melelahkan, pernah kamu bayangkan 1 tahun sama-sama, merancangkan masa depan bersama, lalu kemudian dia menikah dengan orang lain. Sakit ? Pastinya. Bercerita ke orang-orang sekitar adalah obat yang paling mujarab, mendengarkan bagaimana mereka memandang hal yang menurut kita wajar, padahal itu racun untuk kita.  Selama satu tahun menjalin hubungan rasa sayang yang saya berikan kepada dia cukup "keterlaluan", terlalu banyak rasa sayang itu. Satu tahun segalanya sudah saya berikan, waktu, ...

Mencari Jingga pada Senja

Akhirnya aku kembali pada senja. Meskipun dia tak pernah akan sama. Tak akan lagi ada jingga, warna. Sama seperti matamu tak berwarna. Kucari kembali Jingga yang sama. Kucari lagi rona yang pernah ada. Semoga Tuhan menjawab doa. Sehingga kembali kutemukan jingga pada senja