Pembohong

Kau bilang cinta pada matahari

Tapi kau sembunyi dari teriknya, kau menghindari silaunya

Kau bilang kau cinta hujan

Tapi kau berteduh saat ia turun, kau benci kubangan setelahnya

Kau bilang kau suka bau rumput

Tapi menginjaknya saja kau geli, engkau tetap butuh alas kaki

Kau bilang kau suka mawar

Tapi kemudian kau petik, kau miliki sendiri dan kau biarkan ia mati

Kau bilang cantik itu natural

Tapi kau tertarik dengan pesolek, kau begitu mudah memandangi mereka

Kau bilang hanya aku, lalu kemudian ada dia

Kamu pembohong.


Depok, 1 November 2015

Comments

Popular posts from this blog

Quarter Life Crisis

Jangan sebut dia Anjing!