Untuk yang Dewasa.

Menjadi dewasa itu pilhan, dan aku memilih mendewasa bersamamu.

Aku belum bisa menjadi dewasa.
Aku masih anak gadis yang sama, yang berharap akan datang kesatria kuda menghampirinya.

Hidupku masih penuh drama.
Dengan skenario yang sebenaranya hanya ada dalam kepala.

Kau yang dewasa mungkin ingin menetap, kau yang dewasa ku yakini akan tetap.

Comments

Popular posts from this blog

Quarter Life Crisis

Pembohong

Jangan sebut dia Anjing!