Sisa Catatan
Berikut adalah sisa-sisa catatan yang masih bisa terselamatkan.
Catatan pertama:
Jika dalam sangkar aku dapat membahagiakanmu. Baiklah tangkap aku, ikat sekencang yang kau mau. Tak usah masalahkan lukaku, karna senyumu anastesiku.
Tapi jangan tinggalkan aku, karna bekas panahmu masih tertinggal pada sayapku. Sayapku sudah patah, sekarang tanpamu tak dapat terbang.
Catatan kedua:
Aku suka berkaca, tapi hanya di
matamu.
Karna hanya di matamu aku terlihat
sempurna.
Catatan ketiga:
Catatan pukul tiga
Apakah kamu tau calon pemimpin hidupku, merindukanmu itu setiap pagi siang dan malamku.
Merindukan lainnya tak pernah sepilu ini.
Namun merindumu adalah kepingan kecil bahagiaku.
Jakarta, 2017
Catatan keempat:
Aku berjuang untukmu, kau
berjuang untukku. Menjadi rejeki
siapa hasil perjuangan kita hari ini,
biar Tuhan saja simpan rahasia itu
sampai saatNya tiba nanti.
Sudah dulu ya, nanti di cari lagi catatan lain.
Comments
Post a Comment