Catatan waktu itu

Pagi tadi sempurna karna ada kita.
Iya kita, aku dan kamu yang berharap bisa selamanya.
Aku dan kamu yang baru saja terbangun dari hibernasinya.

Sekarang sudah menjelang siang, mulai panas, aku mulai dehidrasi. Tapi aku belum lelah semangatku masih penuh, karna tanganmu masih disini -masih di sisi-. Jangan dilepas ya sayang, siang sini makin terik. Aku butuh gandengan atau mungkin gendongan perjalanan senja nanti kita bisa istirahat sama-sama.

-Aku rindu bahumu, boleh gendong aku ya.



Comments

Popular posts from this blog

Quarter Life Crisis

Pembohong

Jangan sebut dia Anjing!